Minggu, 16 Desember 2012

Lima Serangkai




ini nih temen temen ku yang keci-keci abis :D
absen ya ? dari kanan dulu yag ? ada ANGGUN PRAMUDYAWARDANI , @njunawardani nih nama tuiter nya ,anak pendidikan Bahasa IndonesiaUniversitas Negeri Semarang , rame banged orangnya :D , asik gitu deh , tapi dia bisa jadi Bunda yang baik hlo , Kadang tapi , hhahaha 
Next ada DEBY OKTAVIANI kalo gaa salah gtu tulisannya , hhehe (mav ya ta)
dia lucuu banged ,ngegemesin ,kadang kalo ngomong bisa kaya boneka gt lucu ,dan dia fotografernya kita-kita hloh :D, anak pendidikan Bahasa Indonesia gt juga :D @deeokta
satu lagi nih yang Pendidikan Bahasa Indonesia , cewek langsing nan tinggi ini (cieeelah) bernama NAILATUL  MAFAZAH (pakek H gaa sih za ?pakek aja ya biar ada ah nya hheheh) dia orangnya tomboy gitu tapi tetep cantik men ,yeahhh @fayeza2
nah yang baju item skype aja yag !
nah ini nih Ibu Notaris kita NABILLA AFINANNISA , anak Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang ini pernah masuk 32 besar PAPIKA (putraputrikampua)hloo , ciee ada yang cantik juga kan sekeelompok bermainku ? hhahah , oiyaa dia hoby makan hlo ,makanan sehat gt gt :D @vinabila

Pengaplikasian metode pembelajaran pada mata kuliah


Mengaplikasikan Mata Kuliah Bunpo dengan metode Audio Lingual dan metode Terjemahan Tata Bahasa

            Metode audio lingual dan metode terjemahan merupakan metode yang diaplikaikan pada mata kuliah bunpo . Metode audio lingual menggunakan pendekatan oral approach,ciri khas dari oral approach adalah meniru dan menggingat. Metode audio lingual berorientasi pada hasil analisis struktur bahasa dan perbandingan antara bahasa ibu dan bahasa asing yang dipelajarinya. Sedangkan metode terjemahan merupakan metode yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa asing yang dipelajari pembelajar kedalam bahasa ibunya sehingga pembelajar mengetahui artinya .
Pada mata kuliah bunpo menggunakan dua metode ini :
Audio lingual
v  Pengulangan
Dengan media gambar dosen memperkenalkan kosakata baru kemudian ditirukan oleh mahasiswanya ,dengan menggunakan gambar tentu mahasiswa akan mengetahui arti dari kosakata baru yangdipelajari tersebut. dilakukan beberapa kali pengulangan agar hafal dan intonasi sesuai bahasa aslinya. Pengulangan biasanya dilakukan saat masuk bab baru untuk memperkenalkan kosakata .

v  Penggantian
Pada penggantian ,ada beberapa latian di buku panduan yang digunakan seperti Minna No Nihongo ada beberapa latian penggantian .

v  Perluasaan
Perluasan disini adalah mengembangkan dari sebuah kata menjadi suatu kalimat dengan pola yang sedang dipelajari , seperti pada latian di buku Minna No Nihongo ada banyak latian perluasan yang digunakan untuk mengembangkan kosakata menjadi kalimat sesuai pola yang sedang dipelajari .
Ada cara perluasaan lain yaitu dosen memberi satu klu kata kemudian siswa mengembangkan kata tersebut sesuai pola yangsedang dipelajari.

v  Pengubahan
Pada pengubahan biasanya dosen memberi kalimat yang berbeda waktunya sehingga kita mengubah pola kalimat itu sesuai waktunya. Namun masih banyak lagi latian pengubahan yang dilakukan oleh dosen seperti yang tertera dalam buku panduan maupun inisiatif dosen sendiri.

v  Tanya jawab
Pada akhirnya bab setelah selesai bab , biasanya dosen memberikan latian tanya jawab antar individu maupun antar kelompok tentang pola yang telah dipelajari barusan .



Metode terjemahan tata bahasa digunakan pada saat pengajaran pola kalimat,dengan menggunakan metode ini akan lebih mudah untuk mengetahui pola tersebut. pada pola ini juga diajarkan dari pola mudah ke pola paling gampang sehingga pengetahuannya bertahap .
Pada metode terjemahan difokuskan pada pembelajar bahasa tertulis sehingga cocok untuk diaplikasikan pada mata kuliah bunpo yang mengajarkan pelajaran tertulis dan tata bahasa.
Dengan penerapan kedua metode dalam pelajaran bunpo dirasakan akan lebih mudah dalam memahami pelajaran , dengan langkah awal menerjemahkan dan melakukan drill dengan metode audio lingual .